Jaket
National Geographic berwarna Hitam , sangat pas dipakai buat teman - teman yang
ingin tampil keren. apakah anda berminat memiliki jaket seperti gambar diatas
ini? jika anda berminat silahkan klik link di bawah ini:
Fotografi adalah sebuah hobby yang sangat di gandrungi semua kalangan, mulai dari anak – anak sampai kakek dan nenek. Fotografi memang sebuah hobby yang asyik, karena banyk hal yang unik ketika kita menekan tombol shuter pada kamera dan membidik berbagai foto serta momen menarik serta berbagai macam gambar yang dapat kita bidik dengan menggunakan sebuah kamera. Seru bukan, ketika kita bisa mengabadikan momen serta gambar yang menarik, akan tetapi semua momen dan gambar itu tidak akan tercipta jika kita tidak memiliki sebuah kamera. Kamera dalam dunia fotografi sangatlah banyak tipenya... mau tau beberapa contoh kamera dalam fotografi... mari kita baca kamera apa saja yang biasa digunakan dalam fotografi
Berikut ini beberapa jenis kamera berdasarkan penangkapan sinar cahaya:
Kamera Film
Kamera ini menggunakan
pita seluloid sebagai media penangkap cahaya.
Adapun jenis film
dibagi lagi berdasarkan ukuran panjang diagonalnya:
a. Small format (35mm)
b. Medium format (100-120mm)
c. Large format
Dari ketiga format film di atas, yang paling populer adalah format 35mm atau
biasa disebut film 135.
Kamera Polaroid
Kamera jenis ini
menggunakan lembaran polaroid sebagai media penangkap cahaya dan langsung
memberikan gambar positif sehingga pemotret tidak perlu lagi melakukan proses
cuci cetak film.
Kamera digital
Kamera jenis ini memakai
image-sensor atau sensor gambar sebagai media penangkap cahaya dan media
penyimpanannya menggunakan memory card.
Disini juga akan dibahas beberapa kamera berdasarkan tehnologi viewfinder
Pocket Camera/Kamera saku
Jenis kamera yang paling banyak digunakan orang.
Kebanyakan menggunakan setelan serba otomatis atau memiliki sedikit setelan
manual. Cahaya yang melewati lensa langsung membakar media penangkap gambar.
Kelemahan dari kamera ini adalah lensa tidak bisa diganti, selain itu adalah
gambar yang terlihat oleh mata melalui viewfinder/jendela bidik akan berbeda
dengan hasil foto yang didapat, karena ada perbedaan antara pandangan pemotret
dengan pandangan lensa. Perbedaan
tersebut disebut paralaks.
Kamera TLR (Twin Lens Reflex)
Disebut juga kamera
refleks lensa ganda. Jendela bidik/viewfinder yang diberikan lensa identik
dengan lensa di bawahnya. Kesalahan paralaks masih
ditimbulkan sebab sudut dan posisi kedua lensa tidak sama.
Kamera
SLR (Single Lens Reflex)
Untuk kamera digital biasa disebut Kamera DSLR (Digital
Single Lens Reflex). Kamera jenis ini sangat populer digunakan fotografer
profesional, amatir maupun yang sekedar menyalurkan hobi. Kesalahan paralaks
tidak terjadi pada kamera jenis ini karena memiliki cermin datar dengan singkap
45 derajat di belakang lensa, sehingga apa yang terlihat oleh pemotret dari
jendela bidik sama dengan yang ditangkap oleh film. Kelebihan lain dari kamera ini adalah lensa yang dapat
diganti.
Sekian contoh – contoh kamera yang bisa digunakan untuk fotografi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar