Rabu, 11 Juni 2014

tips - tips fotografi


Jaket National Geographic berwarna Hitam , sangat pas dipakai buat teman - teman yang ingin tampil keren. apakah anda berminat memiliki jaket seperti gambar diatas ini? jika anda berminat silahkan klik link di bawah ini:



          Di era sekarang ini banyak sekali orang – orang yang sudah memiliki kamera DSLR sendiri, terkadang mempunyai sebuah kamera itu tidak hanya cuman punya, akan tetapi harus dapat menggunakannya secara tepat. Berikut ini akan dibahas bagaimana tehnik fotografi yang tepat.

A. Fokus
Focusing ialah kegiatan mengatur ketajaman objek foto, dilakukan dengan memutar ring fokus pada lensa sehingga terlihat pada jendela bidik objek yang semula kurang jelas menjadi jelas (fokus). Foto dikatakan fokus bila objek terlihat tajam/jelas dan memiliki garis-garis yang tegas (tidak kabur). Pada ring fokus, terdapat angka-angka yang menunjukkan jarak (dalam meter atau feet) objek dengan lensa.
B. Eksposure
Hal paling penting yang harus diperhatikan dalam melakukan pemotretan adalah unsur pencahayaan. Pencahayaan adalah proses dicahayainya film yang ada dikamera. Dalam hal ini, cahaya yang diterima objek harus cukup sehingga dapat terekam dalam film. Proses pencahayaan (exposure) menyangkut perpaduan beberapa hal, yaitu besarnya bukaan diafragma, kecepatan rana dan kepekaan film (ISO). Ketiga hal tersebut menentukan keberhasilan fotografer dalam mendapatkan film yang tercahayai normal, yaitu cahaya yang masuk ke film sesuai dengan yang dibutuhkan objek, tidak kelebihan cahaya (over exposed) atau kekurangan cahaya (under exposed).
Kecepatan Rana (shutter speed)
Kecepatan rana ialah cepat atau lambatnya rana bekerja membuka lalu menutup kembali. Shutter speed mengendalikan lama cahaya mengenai film. Cara kerja rana seperti jendela. Rana berada di depan bidang film dan selalu tertutup jika shutter release tidak ditekan, untuk melindungi bidang film dari cahaya. Saat shutter release ditekan, maka rana aka membuka dan menutup kembali sehingga cahaya dapat masuk dan menyinari film.
Kepekaan Film (ISO)

Makin kecil satuan film (semakin rendah ISO), maka film kurang peka cahaya sehingga makin banyak cahaya yang dibutuhkan untuk menyinari film tersebut, sebaliknya semakin tinggi ISO maka film semakin peka cahaya sehingga makin sedikit cahaya yang dibutuhkan untuk menyinari film tersebut. Misal, ASA 100 lebih banyak membutuhkan cahaya daripada ASA 400.
Inilah beberapa tehnik dalam fotografi, semoga dapat bermanfaat buat teman – teman sekalian bisa mengetahui beberapa tehnik tersebut dan mempraktekannya sendiri.

Sumber : http://kifli89.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar